Rabu, 28 Oktober 2020

Pergub Sumsel Mengatur tak Pakai Masker Didenda Rp 500 Ribu Ditunda Penerapannya

13 Agustus 2020 6

PALEMBANG-Peraturan Gubernur (Pergub) protokol kesehatan di Sumsel yang mengatur denda tak pakai masker ditunda penerapannya.

Pergub Protokol Kesehatan ini tadinya direncanakan mulai diberlakukan pada awal Agustus lalu.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, Pergub yang ditujukan untuk menekan angka kasus Covid-19 di Sumsel tersebut belum juga diberlakukan karena masih menunggu verifikasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Harusnya Minggu ini sudah kita berlakukan, tapi belum ada verifikasi dari Mendagri Tito Karnavian.”

“Saat ini kita hanya menunggu karena ini dua unsur yang ada di pergub bukan karena hanya kedisiplinan tapi juga masalah kesehatan,” kata Deru, Kamis (13/8/2020).

Pergub yang telah disusun sejak akhir Juli lalu, tak sekadar memuat peraturan saja namun juga mekanisme sanksi berupa pembayaran uang mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu bagi pelanggar.

“Tapi ini orientasinya bukan karena sanksi, harusnya ada kesadaran dari masyarakat, dan kalau bisa jangan ada masyaraakt yang ke denda,” jelasnya.

Deru pun mengingatkan korporasi atau pelaku usaha seperti tempat hiburan, restoran ataupun tempat usaha yang bisa dikunjungi banyak orang agar menjalankan Pergub protolol kesehatan.

” Untuk mereka, kalau melanggar sanksi berat bisa ditutup izin usahanya,” tambah Deru.

Sebelumnya, pada Jumat (7/8/2020), Deru mengatakan, untuk sosialisasi pergub tersebut, akan dilakukan melalui media sosial.

Sementara untuk pengawasan pelaksanaan pergub tersebut juga akan dikerahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

“Sosialisasi sekarang ini lebih gampang.

Kita kasih jeda untuk sosialisasi beberapa saat, maksudnya sosialisasi sambil penerapan meskipun denda berlaku setelah sosialisasi masif.” jelas Deru.

(Tribunsumsel)

 

0 0 vote
Article Rating
bannerheader
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x